By Admin, 03 Januari 2026

Sejak kecil, dunia Griselda sudah dipenuhi imajinasi. Ia tumbuh dengan film klasik Disney seperti Cinderella, Sleeping Beauty, dan deretan kisah dongeng lain yang mewarnai masa kecilnya. Namun bagi Griselda kecil, semua itu hanyalah hiburan yang menginspirasi daya khayal, bukan mimpi besar yang ingin ia capai.
"Saya dari kecil cuma tahunya suka nonton film Disney… dan saya itu anak yang selalu suka gambar, selalu melukis, anak kecil yang gak pernah berhenti menggambar," kenangnya.
Kecintaan sederhana terhadap seni inilah yang kemudian menuntunnya pada perjalanan panjang yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Tak Terbayang Bisa Bergabung dengan Disney

(Sumber : antaranews.com)
Bisa berkarya di balik layar film-film Disney tentu menjadi impian banyak orang. Namun bagi Griselda, itu tidak pernah masuk dalam bayangannya. Hingga akhirnya pada tahun 2015, peluang itu datang. Ia diterima di Disney Animation Studios, sebuah pencapaian yang mengubah seluruh jalur kariernya. Kini, setelah hampir satu dekade berkarya di sana, Griselda telah terlibat dalam berbagai proyek besar termasuk Zootopia 2.
Tak sedikit talenta muda Indonesia yang menganggapnya panutan. Mendengar hal itu, Griselda hanya tersenyum rendah hati. "Saya senang sekali. Saya gak nyangka sampai bisa begini. Jadi ya, saya terima kasih banget."
Berkarya di Industri Global dengan Identitas Indonesia
Bekerja di lingkungan kreatif bertaraf internasional tentu menghadirkan tantangan tersendiri. Griselda mengakui, persaingan di sana sangat ketat dan setiap seniman dinilai dari kemampuan menghasilkan karya terbaik."Disney itu lihatnya kamu bisa gak bikin desainnya. Kamu bagus gak bikin desainnya. Ability itu yang lebih penting," tegasnya.
Meski begitu, ada rasa bangga yang selalu ia bawa identitasnya sebagai orang Indonesia. "Karena saya orang Indonesia, saya bangga sekali bisa kerja di situ."
Kontribusi Griselda untuk Zootopia 2

(Sumber : lifestyle.kompas.com)
Di Zootopia 2, Griselda kembali menunjukkan kepiawaiannya sebagai seniman visual. Ia terlibat dalam merancang busana pesta untuk dua karakter utama: Judy Hopps dan Nick Wilde. Dalam unggahan resmi Disney Indonesia, terlihat gaun kuning mewah Judy yang penuh detail floral, siluet dramatis, dan mahkota bunga kecil sebagai aksen elegan. Sementara Nick tampil gagah dengan tuxedo hitam klasik lengkap dengan vest abu-abu muda dan bow tie.
Sentuhan desain Griselda terlihat jelas pada pemilihan warna, tekstur, serta karakter fashion yang tetap selaras dengan kepribadian masing-masing tokoh.
Lebih dari itu, Griselda juga mewakili tim Visual Development yang mengerjakan berbagai pakaian undercover hingga tampilan gala lainnya di film tersebut. Proses kreatifnya dimulai dari sketsa kasar, lalu berkembang ke eksplorasi komposisi dan color script yang memperkuat storytelling.
Dua Dekade Karier Kreatif di Dunia Animasi

(Sumber : cnnindonesia.com)
Perjalanan Griselda tidak terjadi dalam semalam. Lahir tahun 1982, ia telah menghabiskan lebih dari 20 tahun meniti karier di industri animasi global. Setelah menyelesaikan studi di ArtCenter College of Design, Griselda memulai karier sebagai Visual Development Artist di IDT, kemudian bergabung dengan DreamWorks Animation tempat lahirnya Shrek, Kung Fu Panda, hingga How to Train Your Dragon.
Pada 2015, ia resmi bergabung dengan Disney Animation Studios. Kini, sebagai Associate Production Designer, perannya tidak hanya berkutat pada kostum, tetapi juga mencakup konsep warna, visual storytelling, hingga pengembangan dunia dalam film.
Ia juga pernah berkontribusi pada visual Moana, Frozen, hingga Frozen 2. Salah satu kontribusi terkenalnya adalah mengembangkan detail kostum Anna, khususnya tekstur dan ornamen bergaya Nordik.
Pada Wish (2023), ia turut membantu membentuk gaya visual yang menggabungkan cat air dan animasi modern sebuah pendekatan estetis yang kembali menunjukkan keahlian warnanya.
Menginspirasi Banyak Kreator Muda Indonesia

(Sumber : antaranews.com)
Griselda Sastrawinata-Lemay adalah bukti bahwa mimpi sederhana bisa membawa seseorang jauh melampaui batas yang pernah ia bayangkan. Dari anak kecil yang suka menggambar, ia berkembang menjadi bagian penting dari studio animasi terbesar di dunia.
Jejaknya menginspirasi banyak seniman muda Indonesia untuk percaya bahwa kreativitas, ketekunan, dan keberanian mencoba mampu membuka pintu menuju panggung global.
Di balik layar Zootopia 2 dan berbagai film besar lain, Griselda tidak hanya berkarya, ia membawa nama Indonesia ke tengah dunia animasi internasional.